PT Kontak Perkasa – Laporan yang dirilis manajer mata uang digital Coinshares menunjukkan arus masuk investasi ke mata uang kripto pada kuartal pertama mencapai rekor tertingginya yakni US$4,5 miliar. Jumlah itu meningkat 11 persen dari kuartal sebelumnya pada 2020 lalu yang mencapai US$3,9 miliar.

Namun, jika dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal keempat tahun lalu yang mencapai 240 persen, pertumbuhan investasi kripto kuartal pertama 2021 menunjukkan perlambatan.

Meski demikian, dalam laporan tersebut, Coinshares mengatakan hal ini tak menunjukkan indikasi tren perlambatan yang lebih luas. “Karena tingkat pertumbuhan kuartalan cenderung sangat bervariasi,” tulis Coinshares seperti dikutip Antara, Rabu (7/4)

Seperti diketahui, Senin (5/6) lalu kapitalisasi pasar sektor mata uang kripto mencapai puncak sepanjang masa sebesar US$2 triliun. Kapitalisasi pasar Bitcoin lebih dari US$1 triliun memegang level pencapaian itu selama satu minggu penuh.

Menurut data Coinshares, bitcoin memiliki arus masuk paling banyak pada kuartal pertama dengan US$3,5 miliar, diikuti oleh ethereum, yang membukukan investasi US$765 juta.

Baca Juga : Ini Investasi yang menarik di Tahun Politik

Di samping itu aset kripto yang dikelola juga melonjak ke titik tertinggi, yakni US$59 miliar naik dari tahun lalu yang sebesar US$37,6 miliar.

Grayscale masih menjadi pengelola mata uang digital terbesar, dengan aset US$46. Kemudian CoinShares, pengelola aset digital terbesar kedua dan terbesar di Eropa, mengawasi aset sekitar US$5,1 miliar.

Sedangkan manajer investasi mengelola lebih sedikit aset kripto, yakni 1,5 persen dari total aset US$59 miliar tersebut.

Secara persentase, posisi tersebut turun dari kuartal keempat tahun lalu yang mencapai 3,6 persen.